Jakarta, 25 Oktober 2025 – Dalam menghadapi dinamika bisnis yang semakin cepat dan kompleks, perusahaan dituntut untuk memiliki strategi yang tepat dalam mengelola sumber daya manusia, khususnya dalam proses rekrutmen dan restrukturisasi organisasi. Sebagai bentuk komitmen untuk mendukung pengembangan kapasitas profesional di bidang HR, Daya Talenta Indonesia menyelenggarakan webinar bertajuk “Right Talent, Right Strategy: Navigating Recruitment and Restructuring” pada Sabtu, 25 Oktober 2025 melalui platform Zoom.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 praktisi HR dari berbagai sektor industri, dan menghadirkan dua narasumber berpengalaman, yaitu Bapak Andree Murtyanto K.P., S.H., M.M., seorang HR Practitioner, serta Ibu Indriastuti Kusumawardhani, Senior Praktisi dan Konsultan SDM.
Dalam pemaparannya, Bapak Andree Murtyanto menjelaskan secara mendalam mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi perusahaan dalam proses rekrutmen dan restrukturisasi di era digital. Ia menekankan pentingnya penggunaan asesmen berbasis data untuk memastikan pengambilan keputusan yang objektif dan efektif, sehingga perusahaan dapat menempatkan the right talent in the right place.
Sesi berlangsung lancar dan interaktif, dengan beragam pertanyaan dari peserta. Di antaranya, Adhika Hariawan dari Antam menanyakan mengenai tren gig worker dan penerapannya di berbagai industri; Angelina Stephani Natasha mengangkat isu tentang cara menunjukkan diri sebagai the right talent di tengah persaingan kerja yang ketat; serta Fajar dari Grafinid yang menyoroti relevansi pendekatan punish and reward dalam memotivasi serta mempertahankan talenta generasi masa kini.
Melalui kegiatan ini, Daya Talenta Indonesia berharap para peserta dapat menerapkan wawasan yang diperoleh untuk meningkatkan efektivitas strategi rekrutmen dan restrukturisasi di lingkungan kerja masing-masing. Webinar ini sekaligus menjadi wadah bagi para profesional HR untuk saling berbagi pandangan dan memperkuat kompetensi dalam mengelola talenta yang adaptif dan berdaya saing tinggi di era transformasi digital.
